Saya agak ngedumel dalem hati ketika seorang klien yg pesan desain web bilang kalau dia ‘tidak mau diganggu’ hari sabtu dan minggu dengan alasan ‘family time’. Padahal bagi saya, sabtu dan minggu akan digunakan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan desain pesanan. Si Papah libur, jadi bisa mohon bantuan mengurusi anak-anak
. Kalaupun mau ada acara jalan, paling tidak lebih dari 3-4 jam. Selebihnya, lebih banyak waktu saya di depan komputer.
Pekerjaan jasa desain web ini sudah jadi semacam ‘candu’ buat saya. Selain karena hobi mendesain dan bisa punya penghasilan, ada satu sisi sosial terselubung (halah!) dimana saya ingin berbagi pada sesama. Terutama para ibu yang kreatif dan aktif ngeblog atau punya toko online. Berbagi seperti apa?
Suami saya pernah komentar, kalau biaya jasa desain web yg saya berikan ke klien terlalu kecil. Dia bilang, saya punya skill yang kalau di perusahaan, akan mendapat imbalan sangat besar. Mungkin. Tapi saya jawab, klien saya kebanyakan para ibu yg punya hobi menulis (blog) dan juga ibu-ibu yang sedang mulai usaha jualan di toko online. Dengan price yg (suami bilang) kecil itu, saya berharap jadi motivasi lebih buat para ibu itu untuk terus aktif.
Lagian ilmu yg saya dapat juga bukan berasal dari sekolah tinggi dan mahal, tapi dari menyerap ilmu orang lain (via internet). Dari hasil berbagi juga. So.. saya menikmati semua proses ini. Saya justru bersyukur dgn ilmu ini saya masih bisa bermanfaat dan menghasilkan
.
Tapi disatu sisi, komentar suami itu membuat saya berfikir. Bukan untuk menaikkan harga. Belum hehe.. Tapi mungkin karena waktu saya yg kebanyakan dihabiskan depan komputer untuk pekerjaan desain web ini. Bahkan sabtu dan minggu pun terpakai, yang seharusnya waktu berinteraksi lebih dgn keluarga. Skill, ilmu, waktu, imbalan saling berhubungan. Sayapun mengerti..
Sabtu dan minggu kemarin, saya dan keluarga jalan2 ke Jakarta sekalian menengok bude yg sedang sakit. 2 hari tanpa komputer. Sabtu ini saya main ke rumah kakak sampai sore. Malam minggu jalan2 dgn keluarga dan nonton tv sampai midnight sama suami (ehm!). Minggunya jalan lagi menikmati ikan bakar dan cumi asam manis di pinggir pantai Cikuasa Merak. Lalu menemani Abin bermain puas di TimeZone, ikut sibuk memilih baju discount untuk mbak dan kakak. Ah, 2 hari tanpa komputer lagi.
Sekarang, saya bisa bilang sama klien, kalau sabtu dan minggu adalah family time. Dan saya pun akhirnya punya waktu untuk meng-update blog ini
.***
Sunday, May 2nd, 2010 at 11:17 am | category: Curhat Ortu, Hobi dan Hiburan |
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.






Hai Yan,
Menurutku family time itu memang wajib ada, karena kita semua pasti butuh satu waktu yang berkualitas bersama keluarga. Selamat ya Yan, akhirnya dirimu bisa ketemu quality time itu, hehee..
*oh iya, mengenai price list saya rasa memang sudah harus diupgrade, sesuai kemampuan kok Yan. Gpp. Kecuali untuk saya, disc ya. Hhihihihi..
buat saya yang masih jadi buruh kantor ini, family time itu emang perlu banget mba
alo maya, keluarga adl segalanya ya
mesti harus balance kali yah bunda antara kerja dan keluarga